Lingard Kena Kritikan, Solskjaer Malah Membelaa

Apriliacalcio.com – Manchester United kini kembali mendapatkan kritikan pedas usai performa mereka yang begitu buruk di ajang Premier League pada dua pertandingan terakhir. Pemain mereka Jesse Lingard pun kini mendapatkan imbas dari kritikan yang dilayangkan oleh fans The Red Devils.

Bagaimana Lingard tidak mendapatkan kritikan pada musim ini saja sang pemain belum berhasil menyarankan satu gol pun untuk MU maupun Assist. Penampilan sang pemain inilah yang mendapatkan kritikan dan banyak yang meminta Ole Gunnar Solskjaer untuk menjual sang pemain musim ini.

Akan tetapi Solskjaer sendiri merasa jika Lingard akan tetap menjadi pemain andalannya sebab sang pemain sudah memberikan kontribusi yang maksimal untuk timnya musim lalu meski diaa sudah lama tidak mencetak gol untuk United.

”Dia bukan pemain yang bisa mencetak banyak gol, tetapi kualitasnya dalam bermain dan kecepatannya benar-benar sangat bagus.”

”Dia adalah pemain yang menciptakan sesuatu tampak tidak terduga, jadi dia adalah pemain yang begitu special karena dirinya bisa membantu tim musim lalu.” ungkap Solskjaer.

”Jesse juga pemain yang bisa berlatih dengan baik, dia menunjukan kualitasnya dengan latihan begitu bagus dan memberikan banyak aspek untuk bisa memberikan yang terbaik. Dan dia pantas untuk menjadi pemain yang tepat untuk kami dan bisa bermain dalam skuat utama.”

”Pada ajang pramusim kemarin dia mencetak gol penting melawan Milan, jadi saya pikir kita hanya bersabar dan ia akan memberikan yang terbaik untuk tim ini.”

David De Gea Belum Tanda Tangan Kontrak Baru, Sinyal ke Juventus?

Apriliacalcio.com – Manchester United nampaknya mulai was-was dengan situasi kontrak David De Gea. Sebab kiper timnas Spanyol itu dikabarkan tidak akan menambah masa baktinya di Old Trafford pada musim ini. Beberapa sumber yang dekat dengan sang kiper mengatakan jika saat ini De Gea dan juga agennya masih tidak terlalu yakin dengan apa yang dilakukan oleh manajemen MU untuk bisa menjadi klub terbaik pemenang banyak trofi.

David De Gea tingga menyisahkan kontrak selama kurang dari satu tahun lagi, ia akan kehabisan kontrak pada Juni 2020 mendatang. Dan hingga kini sang kiper masih belum menunjukan gelagat akan bertahan bersama MU pada musim depan.

Manajemen Manchester United sendiri sudah memberikan tawaran perpanjangan kontrak untuk De Gea, mereka telah memberikan gaji mencapai 350 ribu poundsterling per pekan. Namun kabarnya beberapa orang terdekat De Gea mencoba menyakini sang stoper untuk keluar dari MU dan mencari petualangan baru bersama klub lain.

Bahkan seperti yang diungkapkan oleh The Mirror jika para pemain timnas Spanyol yang dekat dengan David De Gea seperti Sergio Ramos meminta pemain berusia 28 tahun tersebut untuk tidak memperpanjang kontraknya di MU. Sebab ia harus pergi untuk mencari petualangan baru apalagi sang kiper belum pernah merasakan trofi bergengsi seperti Liga Champions mengingat manajemen MU yang tidak serius untuk membenahkan Setan Merah.

Sebenarnya niatan MU untuk memberikan De Gea perpanjangan kontrak sudah dimulai pada musim lalu. Sayang sang kiper sampai saat ini masih enggan untuk memperpanjang kontrak di Old Trafford. Kini dalam laporan tersebut mengatakan jika Real Madrid dan Juventus menjadi kandidat terkuat untuk mendapatkan Service dari De Gea.

Juventus mungkin menjadi kandidat terkuat untuk menjadi pelabuhan De Gea. Sebab klub berjuluk sih Nyonya Tua itu memang begitu serius untuk memburu trofi Liga Champions Eropa. Apalagi Juve juga kini diperkuat oleh Cristiano Ronaldo yang memiliiki agen yang sama dengan De Gea yakni Jorge Mendes.

Juventus Coba Datangkan Ivan Rakitic Pada Januaryi 2020 Mendatang

Apriliacalcio.com – Raksasa Serie A yaitu Juventus dilaporkan sudah sangat optimis bisa mendapatkan service dari gelandang milik Barcelona yakni Ivan Rakitic. Klub berjuluk I Biancconeri itu dikabarkan sudah mencoba mendekati agen sang pemain dan akan mencoba mendatangkannya pada bursa transfer Januari 2020 mendatang.

Rumor kepergian Ivan Rakitic dari Barcelona memang sedang mencuat sejak bursa transfer dibuka. Pemain timnas Kroasia itu dikabarkan akan dijual oleh manajemen Bluagrana guna bisa merampingkan skuat. Apalagi dengan kedatangan Frankie De Jong dengan harga mahal membuat peluang Rakitic untuk menjadi pemain utama di Barcelona juga kian menipis.

Ivan Rakitic sendiri dikabarkan sudah siap untuk angkat kaki dari Barca, namun masih belum ada klub yang serius meminatinya karena terlilit keuangan yang kurang baik. PSG dan Juventus pada musim ini sudah menggelontarkan dana yang cukup banyak untuk mendatangkan pemain baru. Nama PSG sendiri memang sempat masuk dalam daftar klub yang berpotensi diperkuat Rakitic karena Barca berniat untuk menukarkan Rakitic dengan Neymar. Tetapi PSG kabarnya lebih memilih untuk mempertahankan Neymar dari pada mendatangkan Rakitic.

Tersisa nama Juventus yang menjadi kandidat klub terkuat untuk diperkuat oleh Ivan Rakitic dimasa depan. Juve memang sedang dalam perombakan skuat besar-besaran. Semenjak kedatangan Maurizio Sarri banyak pemain Juve yang terancam didepak. Apalagi mereka sudah dipastikan akan menyingkirkan Emre Can dari skuat utama.

Maurizio Sarri dilaporkan sudah sangat tertarik untuk memakai jasa dari Rakitic. Ia meminta manajemen Juventus untuk bisa mendatangkannya pada bursa transfer musim panas kemarin. Tetapi sayang Juve yang masih belum melepas beberapa pemain yang tidak masuk skuat utama harus gigit jari karena banyak klub top eropa yang mundur untuk menebus beberapa pemainnya. Sehingga mereka pun mengulur waktu hingga Januari mendatang untuk bisa mendatangkan Rakitic.

Rashford Diragukan Bisa Jadi Seperti Ronaldo

Apriliacalcio.com – Penyerang Marcus Rashford sempai dinilai bisa menjadi penyerang yang sukses bersama MU. Dirinya pun dinilai bisa menjadi seperti Cristiano Ronaldo yang pernah sukses di Old Trafford. Namun berbeda dengan pendapat mantan assisten Sir Alex Ferguson yaitu Rene Meulensteen, dia pesimis jika pemain asli akdemi klub tersebut bisa mengikuti jejak Cristino Ronaldo dimasa depan.

Sosok Cristiano Ronaldo bisa dibilang sebagai salah satu pemain sepak bola terbaik dunia saat ini. Ia bersanding dengan Lionel Messi yang sama-sama menorehkan raihan 5 Ballon D’or. Sebelum sesukses sekarang Ronaldo sempat menempa ilmu di Manchester United. Dia bermain selama 6 musim di Old Trafford, dan berkembang menjadi pemain sayap yang mematikan dengan raihan 116 gol untuk Setan Merah.

Kesuksesannya tersebut pun mengantarkannya bermain untuk Real Madrid dan sekarang di Juventus. Dengan usia Ronaldo yang sudah memasuki 34 tahun membuat banyak pemain muda yang digadang-gadang bisa mengikuti jejak Ronaldo bahkan melampaui rekornya. Salah satu pemain muda yang menjadi pemain yang diprediksi bisa mengikuti jejak kegemilangan Ronaldo adalah Marcus Rashford. Namun Rene Meulensteen yang pernah bekerja sama dengan Ronaldo di MU pun merasa hal tersebut sulit melihat Ronaldo adalah pemain yang begitu langka.

”Saya pikir Cristiano terlahir sebagai pemain sepak bola yang akan menjadi sukses. Dia sempurna dalam segala hal, dan kepercayaan diri beserta mentalitasnya luar biasa. Dia bisa menjadi pemain yang membimbing banyak orang untuk memiliki tujuan yang sama yaitu sebagai pemenang. Dia adalah pemain yang begitu sulit untuk dicari dalam sepuluh tahun atau dua puluh tahun terakhir. Apakah untuk 10 tahun kedepan akan ada pemain seperti dirinya itu sulit.” ujar Meulensteen.

”Marcus Rashford adalah pemain muda yang memiliki talenta tetapi kualitas dan level bermain masih belum bisa menyamai Ronaldo ketika masih di Manchester.”

Maurizio Sarri Bertengkar Dengan Direktur Olahraga Juventus

Apriliacalcio.com – Juventus dilaporkan sedang dalam situasi perpecahan yang mendalam usai hal itu dikarenakan kasus dari Emre Can yang tiba-tiba tidak dimasukan oleh pelatih Maurizio Sarri dalam skuat utama Juventus untuk berlaga di Liga Champions pada musim 2019-2020.

Nah, Emre Can sendiri sudah mengungkapkan rasa kekecewaanya kepada media di Turin. Dia merasa apa yang ia dapatkan tidak adil karena dia baru bergabung pada musim lalu dengan Juve. Kedatangan Maurzio Sarri lah yang membuat pemain berusia 26 tahun itu harus meninggalkan klub.

Emre Can mengatakan jika sebelum tidak dimasukan namanya ke Liga Champions. Ia sudah berbicara kepada manajemen Juventus dan mereka menegaskan jika Can akan menjadi bagian penting dari Juventus di ajang Liga Champions musim ini. Namun pernyataan itu tidak konsisten dengan apa yang Sarri kedatangkan kepada Emre Can. Ya, Maruzio Sarri menelepon Emre Can dan berbicara kepadanya jika ia tidak akan masuk dalam rencana Juventus di ajang Liga Champions musim panas ini.

Can dan agennya pun langsung melabrak para petinggi Juventus yang sudah berjanji jika ia akan bermain di ajang Liga Champions dan masuk dalam rencana Maurizio Sarri. Menurut laporan yang diberitakan oleh Tuttosport kini Direktur Olahraga Juventus yaitu Fabio Paratici sedang dalam pertengkaran panas dengan Maurizio Sarri.

Maurizio Sarri pun sudah murka dengan sikap Paratici, padahal ia sudah memintanya untuk segera menjual Emre Can pada musim ini karena Juventus dalam skuat yang tidak ideal. Tetapi Paratici justru mempertahankannya dan menjanjikan Can untuk bermain di ajang Liga Champions. Situasi tersebut kabarnya mempengaruhi skuat Juventus termasuk pemain seperti Paulo Dybala, Miralem Pijanic hingga Mario Mandzukic yang memang sempat dikabarkan ingin dijual oleh Juventus pada musim ini.

Barcelona Jago Kandang Tapi Lemah di Tandang

Apriliacalcio.com – Barcelona musim ini seperti tidak biasanya mereka menjadi tim yang kurang bisa memenangi pertandingan ketika harus bertadang ke markas lawan. Sangat berbeda dari musim-musim dahulu dimana mereka tim yang begitu disegani dipentas eropa. Musim ini saja mereka sudah mendapatkan hasil yang kurang bagus dimana mereka mencoba bertandang ke markas lawan.

Meski sempat menang melawan Real Betis di Cam Nou. Tetapi melawan Atletic Bilbao mereka harus takluk sebagai tim tamu. Sementara melawan Osasuna kemarin mereka juga harus bersusah payah untuk bisa mendapatkan hasil imbang.

Apalagi skuat asuhan Ernesto Valverde kerap kesusahan jika berjumpa lawan yang bermain dengan serangan balik mematikan. Mereka sangat kerepotan terutama di area lini belakang. Gerard Pique sebagai bek senior Barca juga beberapa kali harus kedapatan melakukan blunder terhadap klub dan membuat mereka harus kehilangan poin.

Bahkan ketika Barca bermain melawan Osasuna, mereka harus terlebih dahulu ketertinggalan dua gol dibabak pertama, sebelum Ansu dan juga Arthur Melo berhasil mengamakan kedudukan di babak kedua. Dari penampilan tersebut terlihat jika Barca sering kalap ketika mendapatkan tekanan dari lawan-lawannya.

Seperti yang dilansir oleh Marca, jika para pemain Barcelona kerap kehilangan kosentrasi bermain pada babak kedua. Apalagi dengan ketidak hadiran pemain seperti Lionel Messi, Luis Suarez membuat para skuat Blaugrana mudah ditekan.

Dengan beberapa laga tandang yang kurang memuaskan banyak anggapan jika Barcelona adalah tim yang jago kandang. Namun lemah ketika bertandang ke markas lawan. Salah satu laga yang menjadi bukti nyata Barcelona tidak bermain baik markas lawan ketika mendapatkan tekanan di markas Liverpool di Anfield. Kala itu mereka membawa keunggulan 3-0 di Liga Champions usai menang telak di Cam Nou. Justru ketika bertandang ke Anfield para pemain Barcelona mendapatkan tekanan sehingga membuat begitu banyak kesalahan.