Setiap Orang Membutuhkan Minimal Satu Orang Untuk Dipercayai

Anda mungkin pernah merasa di titik dimana rasa percaya anda dipatahkan oleh seseorang yang sangat anda percayai. Dimana harapan anda dipatahkan oleh orang lain. Sehingga secara tidak langsung itu memberikan trauma dan dampak besar pada anda. Anda menjadi seseorang yang sulit percaya pada orang lain. Dan anda menjadi seseorang yang berbeda. Pola pikir anda menjadi berubah, dan pandangan anda pada beberapa hal juga ikut berubah.

Setiap Orang Membutuhkan Minimal Satu Orang Untuk Dipercayai

Memang rasanya sangat sakit saat rasa percaya anda dipatahkan oleh orang yang anda sangat percayai. Sehingga ada pepatah, cintailah secukupnya, dan percayalah secukupnya, karena yang berlebihan itu akan menyakiti diri kita. Tapi jika hal itu sudah terlanjur terjadi, apa yang harus kita lakukan? Ya beranikan diri untuk percaya lagi. Bangun lagi rasa percaya itu. Memang tidaklah mudah untuk melakukan hal itu. Apalagi dari sesuatu yang sudah hancur lembur dan dipaksakan untuk dibangun kembali. Tapi tidak ada yang tidak mungkin.

Masih ada orang baik yang bisa anda percayai di luar sana. Sehingga itu penting untuk anda membuka diri. Temui banyak orang. Cengkrama dengan banyak orang, kenali banyak karakter orang. Dan dari situ anda akan menemukan banyak hal baru. Dan anda semakin bisa melihat dan memilih mana yang bisa dipercaya dan tidak. Memang tidak semua orang bisa dipercayai. Untuk itu butuh pertimbangan yang cukup untuk bisa menaruh kepercayaan pada seseorang. Jika kepercayaan anda pernah dipatahkan, bukan berarti tidak ada lagi orang yang bisa dipercayai.

Anda hanya belum mendapatkan yang tepat. Belum bertemu dengan orang yang tepat. Dan mungkin sudah ada orang yang tepat di sekitar anda, tapi anda yang belum berani membuka diri. Jangan lah ragu untuk itu. Setiap orang butuh orang lain. Butuh juga pandangan orang lain. Bukan untuk dijadikan jalan keluar, tapi untuk dijadikan pertimbangan, sehingga anda bisa membuat atau melakukan hal yang paling baik dari kedua sudut pandang yang anda dapatkan.

Belajar Untuk Tidak Menjadi Seseorang Yang Mudah Tersinggung

Dalam berteman atau bersahabat terkadang anda akan mengalami kesalahpahaman dengan mereka. Entah itu terjadi karena kalian atau sebaliknya. Dan kebanyakan kesalahpahaman itu terjadi karena ucapan yang tidak selesai tapi langsung di respon, ada karena dari pemilihan kata, ada juga disebabkan karena nada bicara yang tidak diterima dari pendengar. Kadang maksud kita A, karena nada bicara kita yang ditangkap oleh pendengar adalah B.

Belajar Untuk Tidak Menjadi Seseorang Yang Mudah Tersinggung

Mungkin kebanyakan terjadi di kota-kota besar. Apalagi jika kalian bertemu dengan orang asal Sulawesi, Orang ambon, papua, dan Sumatra. Yang cara berbicara mereka seperti nge gas. Dari nada bicara sampai kata-kata yang digunakan rasanya kasar. Tapi sebenarnya itu adalah hal biasa di tempat mereka atau di kampung mereka. Bagi orang Jawa atau di luar itu, untuk pertama kali pasti akan sering terkaget-kaget saat mendengar orang-orang dari daerah itu berbicara. Apalagi jika yang berbicara anatara mereka.

Anda akan lebih kaget lagi, sudah nadanya marah-marah dan cepat. Dan katanya sulit dimengerti. Mungkin akan menjadi PR besar jika ada orang jawa yang berpacaran dengan orang sumatra atau Sulawesi atau ambon bahkan Papua. Karena akan ada banyak penyeseuaian dari bahasa dan tradisi. Sedangkan untuk berbicara dengan teman atau kenalan yang satu daerah dengan kita saja, kita masih sering  salah paham hanya karena nada bicara apalagi jika di pertemukan dengen orang yang memiliki banyak hal yang berbeda dengan kita.

Untuk itu penting untuk perbiasakan untuk kita menjadi orang yang lebih sabar. Lebih pengertian dan tidak cepat tersinggung. Karena sikap yang cepat tersinggung, atau sensitif hanya akan memperburuk hubungan anda dengan orang lain, baik dengan teman, pacar, keluarga bahkan orang baru. Belajarlah untuk menjadi orang yang berhati besar. Karena sikap yang mudah tersinggung dan sensitif sangat menyebalkan. Mungkin untuk kasus berpacaran jika pasangan sensitif atau ada salah paham sampai cemburu, mungkin terlihat lucu dan menggemaskan. Tapi jika terlalu sering ini juga akan menyebalkan.

Pelecehan Seksual Semakin Marak Terjadi Di Jejaringan Gereja

Lembaga penelitian terkemuka Gereja Katolik yang mempelajari pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur memperluas mandatnya untuk juga memasukkan pelecehan seksual dan spiritual orang dewasa, bukti meningkatnya kesadaran Vatikan bahwa anak-anak bukan satu-satunya korban pendeta yang menyalahgunakan kekuasaan mereka dan otoritas.

Pelecehan Seksual Semakin Marak Terjadi Di Jejaringan Gereja

Pendeta Hans Zollner, salah satu penasihat utama Paus Fransiskus tentang pelecehan, mengatakan cakupan institut yang lebih luas mencerminkan pelajaran dari gerakan #MeToo, pengakuan paus sendiri bahwa biarawati dan seminaris dapat disalahgunakan oleh atasan mereka, dan bukti bahwa sistem dan masalah struktural di gereja telah memungkinkan penyalahgunaan.

“Kita tidak bisa hanya melihat masalah individu lagi. Kita juga perlu melihat kondisi institusional yang mendorong penyalahgunaan atau menghalangi lingkungan yang aman,” kata Zollner kepada The pada hari Rabu.

Dia berbicara kepada AP pada malam peluncuran resmi lembaga perlindungan baru di Universitas Kepausan Gregorian. Lembaga ini menggabungkan Pusat Perlindungan Anak yang berusia satu dekade dan, sebagai departemen antropologi yang disetujui Vatikan, sekarang dapat memberikan gelar akademik, memiliki fakultas dan mitra yang berdedikasi sendiri yang setara dengan universitas lain.

Nama resmi lembaga baru ini adalah Institut Antropologi, Studi Interdisipliner tentang Martabat dan Perawatan Manusia, atau IADC.

Fokus lembaga di luar hanya perlindungan anak adalah penting mengingat Vatikan cenderung mengembangkan kebijakan dengan mengandalkan penelitian akademis dan konferensi internasional universitas kepausannya untuk memberikan dasar bagi keputusan yang diambil lebih tinggi dalam rantai komando.

Bagi Zollner, pertumbuhan lembaga perlindungan yang lengkap adalah perkembangan yang telah dibuat selama lebih dari satu dekade, namun masih menghadapi perlawanan.

“Saya selalu bergumul dengan pertanyaan ‘Mengapa kita di gereja berjuang untuk menerima adanya pelecehan di antara kita yang dilakukan oleh pendeta? Mengapa begitu sulit untuk menerima itu, untuk melihat kenyataan itu? Karena masih ada orang yang menyangkal kenyataan itu dan berkata, ‘Kami tidak punya kasus,’” katanya.

Zollner mengatakan ide untuk memperluas ruang lingkup studi muncul setelah laporan dewan juri Pennsylvania mengungkap bagaimana serangkaian uskup di negara bagian AS secara sistematis menutupi para imam yang kejam. Laporan-laporan investigasi selanjutnya mengenai pelecehan terhadap pendeta, termasuk di negara asal Zollner, Jerman dan yang terbaru Prancis, mengidentifikasi masalah sistemik dan struktural yang sama.

Belajar Jujur Pada Diri Sendiri Dan Terbuka Pada Diri Sendiri

Pernahkah anda merasa tidak mampu akan sesuatu? Sehingga anda memilih untuk berdiam diri atau lari dari msalah tersebut. Menghindari masalah tersebut, karena anda terlalu takut untuk speak up. Terlalu takut mengutarakan perasaan salah, kesalahan yang pernah dilakukan. Sehingga anda menyimpannya sendiri dan membiarkan hal itu terus di pikiran anda. Sehingga rasanya ada sebuah beban yang anda pikul sendiri. Ada sebuah beban yang anda rasanya terus bergantung di anda.

Belajar Jujur Pada Diri Sendiri Dan Terbuka Pada Diri Sendiri

Belajarlah melepaskan beban tersebut. Belajar menjadi lebih jujur pada diri anda. Saat kita memiliki kelemahan, kesalahan, dan hal buruk yang kita simpan sendiri sepanjang waktu. Kadang kita butuh jujur dengan diri kita, atau setidaknya ada satu orang yang anda percayai untuk jujur. Orang yang bisa menerima mu, dan kurangmu, dan bisa menenangkanmu. Itu akan jauh lebih baik. Daripada menyimpan seumur hidup kesedihan, kesalahan, atau kekurangan yang ada. Itu hanya akan menyakiti hatimu dan dirimu.

Dan anda hanya akan terperangkap pada kesalahan itu, atau rasa penyesalan. Jika anda ingin menjadi lebih baik, ingin masa depan yang lebih cerah, pelan-pelan lah mencoba membuka diri anda. Membuka pikiran anda dengan segala peluang yang ada. Membuka diri anda dengan segala sudut pandang. Menerima kritikan, menerima komentar. Dan menerima bukan hanya sekedar okey sudah menerima dan malah marah dengan isi komentar atau kritikan tersebut.

Belajar untuk diam, tenang, baca dan dengarkan kritikan sampai selesai. Proses semua itu, jika sudah, barulah anda memberikan feedback. Karena banyak orang yang sekarang pintar, berbakat, kreatif, tapi tidak bisa menerima kritikan. Nah sifat ini yang harus diubah.

Sangat disayangkan jika seseorang yang berbakat dan cerdas akan terhenti jalannya karena tidak bisa menerima kritikan. Makanya kuatkan mental anda. Anda bisa hebat, anda bisa sukses, tapi jangan lupa diri, dan jangan sampai menjadi sombong. Jika anda tidak bisa menjadi bijaksana dengan segala talenta yang anda miliki. rasanya tidak seimbang. Jadi imbangi prestasi dan attitude.

Tidak Ada Hal Yang Tidak Mungkin Asal Percaya Dan Komit

Dalam pacaran atau pun pernikahan beda agama, itu ada dan bcukup banyak kejadian terutama di Indonesia sendiri. Pernikahan beda agama bahkan cukup banyak terjadi di zaman dulu. Dan memang jika sekarang anda ingin menikah dengan berbeda agama bisa saja, tapi proses hukumnya sangat panjang. Tapi jika anda komitmen dan serius, anda bisa melewati semuanya.  Tidak ada hal yang tidak mungkin asal anda serius dan komitmen.

Tidak Ada Hal Yang Tidak Mungkin Asal Percaya Dan Komit

Jika anda sudah yakin dengan pasangan anda, dan anda yakin anda bisa bahagia hidup bersamanya ya pertahankan. Memang menikah dengan perbedaan agama cukup sulit di Indonesia. Baik secara hukum atau keluarga. Menikah beda agama, suku ras dan budaya adalah salah satu tantangan besar di dalam hidup. Karena orang Indonesia sendiri cukup keras soal masalah itu.

Sehingga saat anda mendapatkan pasangan yang berbeda dengan anda, tapi kalian berdua bersama-sama komit dengan hubungan anda dan mau bersama berjuang dan maju bersama meyakinkan kedua keluarga bahwa kalian bisa, ya lakukan. Sulit bukan berarti tidak bisa. Memang risiko nya besar. Tapi jika kalian berdua sudah komit, dan mau berjuang bersama-sama. Jangan ragu.

Karena sulit menemukan orang yang mau berjuang bersama. Percayalah, jika niat anda baik, dan hubungan anda dibawa dalam doa, maka Tuhan akan memberikan jalan dan kemudahan bagi kalian. Ada juga kok banyak keluarga yang dimana pasangan suami istri yang berbeda agama. Orang tua saya saja menikah dengan berbeda agama, ayah buddha dan ibu kristen. Tapi mereka bisa hidup bersama bahagia, sampai akhir hayat sang ayah.

Ibuku masih setia padanya. Dan kami anak-anak sangat bangga lahir di keluarga yang kedua orang tua memiliki agama yang berbeda. Kami di didik menjadi orang yang penuh dengan rasa toleran. Menjadi orang yang memiliki rasa menghargai yang besar. Apapun perbedaan dengan orang lain. Baik agama, ras, suku budaya, gender, bahkan beda selera. Orang tua kami selalu mengajarkan untuk menerima dan menghormati perbedaan tersebut.

Permasalahan Dalam Hidup Adalah Proses Memperbesar Kapasitas Anda

Semua orang yang mulai beranjak 20 tahun ke atas, mulai akan merasakan banyak gelombang kehidupan. Mulai merasakan segala macam kesulitan dalam hidup, dan mulai merasakan oh begini ya sulitnya menjadi dewasa. Tapi anda jangan berkecil hati, karena ini adalah proses pendewasaan diri anda, dan proses memperbesar kapasitas anda dan memperkuat mental anda. Karena suatu hari nanti anda akan berterima kasih pada masa-masa sulit yang anda lewati.

Permasalahan Dalam Hidup Adalah Proses Memperbesar Kapasitas Anda

Begitu banyak rintangan yang akan anda hadapi. Semakin bertambahnya usia, semakin tinggi tingkat kesulitan masalah yang anda alami dan lewati. Jangan mengeluh, jangan menyerah. Semakin sulit masalah anda, harusnya semakin anda bersyukur. Karena Tuhan mempercayakan urusan yang besar kepada anda. Dan percaya anda mampu melewatinya. Karena tidak semua orang bisa dipercayakan Tuhan untuk urusan yang besar ini.

Memang prosesnya sangat panjang dan menguras tenaga dan pikiran. Tapi nikmatilah prosesnya. Karena proses tidak akan menghianati hasil. Anda akan semakin dipercayakan untuk hal-hal lebih besar lagi setelah anda lewati semua itu. Dan itu adalah proses untuk anda lebih mengenal diri anda. Meskipun orang bilang, ya saya kenal diri saya, kan yang memiliki raga ini ya saya berarti saya kenal diri saya.

Tapi sebenarnya kita tidak benar-benar mengenal siapa diri kita. Apa mau kita, apa yang kita suka dan tidak. Dengan adanya segala macam permasalahan, semakin kita menyadari dan mengenal diri kita. Akan ada pemikiran yang muncul. Oh ternayata selama ini, ini semua hanyalah sesuatu yang saya inginkan bukan saya butuhkan. Sehingga anda akan semakin bijak dalam bertindak dan mengambil keputusan.

Semakin anda menggunakan logika anda. sehingga semakin bertambah usia, semakin bertumbuh dewasa anda, anda akan menjalani hidup semakin balance, logika maupun perasaan akan semakin seimbang. Sehingga anda semakin mengerti dan bijak, kapan saat yang tepat untuk menggunakan logika dan perasaan. Dan disinilah anda akan berterima kasih pada momen-momen sulit dihidup anda.

Chris Webber Mendukung Komunitas Yang Kurang Terlayani 

Detroiters akan memiliki pekerjaan, mereka akan dididik, dan sisa-sisa pedoman hukum yang mengerikan ini dapat dihapus karena rumah tangga yang telah distigmatisasi, yang dirugikan, yang telah jauh dengan pedoman hukum ini, sekarang dapat diperbaiki dari mereka. dan bahwa mereka tidak akan menjadi masalah di lingkungan mereka. kami akan memastikan bahwa Detroit memiliki keuntungan yang ada di industri ganja.

Chris Webber Mendukung Komunitas Yang Kurang Terlayani

Misi Webber untuk mendukung komunitas yang kurang terlayani dan menyediakan pekerjaan mungkin tidak memberikan jeda bagi sebagian besar orang. dia mengetahui, selain fakta bahwa anak-anak, yang melakukannya dalam bisnis ganja mungkin. hampir sepertiga penduduk AS menentang perubahan Marijuana dan 8% dari Michiganders setuju dengan perokok yang disajikan dan di beri kesempatan luar biasa dari luka pribadi.

Namun, Webber tidak terpengaruh dalam visinya untuk gamer hanya. afiliasi dan kesepakatan Fab sebelumnya All-American di universitas Michigan mengatakan dia dan rekan bisnisnya harus menjadi pemimpin ganja di Michigan. Dia juga menyebut dia tidak akan lagi. mohon ampun untuk itu.

Jika saya adalah aktivitas, untuk menegaskan, iya, saya akan memulai secara underground dan mempromosikannya. Webber mengamati. apa pun yang berani seperti ini harus memiliki sikap skeptis. tapi aspek saya adalah kami berencana mempekerjakan banyak orang. Kami berencana menempatkan banyak orang Amerika dalam pekerjaan. Kami berencana untuk melatih banyak orang, dan sekarang di kota metropolitan dan kota-kota terbaik, betapapun khususnya di kota metropolitan Detroit yang ada begitu banyak orang kulit hitam dan kuning yang telah menjadi lisensi yang telah dipasang kota besar itu. digantung dengan rekreasi dan program keadilan-persahabatan mereka.

Dan sementara saya suka kota metropolitan Detroit, mereka pasti ketinggalan dalam hal ini. Jadi, kami akan menginstruksikan. kami akan melakukan apa yang seharusnya dilakukan kota. kami akan melatih warga Detroit, kecuali jika kota menyatukan mereka kami akan melatih warga Detroit agar mampu menggunakan ganja, dan semua warga Michigan. saya senang kami adalah band-aid. Kami kembali ke celah tempat kotamadya setempat membiarkan kami menggantung, seperti biasa.