Tips Untuk Pasangan Yang Sedang Dalam Masa Pacaran

Membangun hubungan yang sehat dengan pasangan adalah impian dan harapan semua orang. Tapi hasilnya tidak selalu sama. Karena semua kembali kepada pribadi masing-masing. Setiap orang memiliki cara berbeda-beda dalam menanggapi masalah dan memiliki cara berbeda-beda dalam mengekspresikan cintanya. Makanya penting untung menjaga perasaan. Memberikan rasa cinta kepada pasangan. Pepatah mengatakan jangan terlalu mencintai, jangan terlalu baik, yang “terlalu” itu tidaklah baik. Seperti makan, terlalu kenyang, tidak enak kan. Malah menyakiti diri sendiri. Perut terasa sangat penuh, napas jadi susah. Seperti itu juga cinta.

Jangan Berekspetasi

Sama halnya dengan, jangan mengharapkan kembali saat memberi. Berilah dengan tulus. Jika anda ingin memberi, beri lah dengan tulus. Tanpa mengharapkan apa-apa. Karena saat anda menaruh ekspetasi disitu, anda mulai menyakiti diri anda. Ini berlaku pada kehidupan pribadi anda dan juga dalam hubungan pacaran terutama. Saat kalian memberikan sesuatu pada pasangan anda, baik itu berupa materi atau waktu, rasa percaya, rasa nyaman, jangan pernah berekspektasi diapun akan memberikan hal yang sama. Saat kalian berekspektasi, disitu mulai tercipta rasa ingin mengontrol. Dan ini tidaklah baik. Berikan karena anda ingin. Jika dibalas, ya syukur. Jika tidak, ya tidak apa-apa. Tidak ada yang tersakiti. Percaya, saat anda melatih untuk tidak berekspektasi, saat dia melakukan sesuatu sederhana saja untuk anda, itu rasanya sangat senang.

4 Kebiasaan Toxic dalam Hubungan yang Sering Dianggap Normal | Diadona.id

Jangan Melarang Atau Membatasi Ruangnya

Ini berlaku dalam hubungan pacaran atau pun saat sudah menjadi suami istri. Ini sangat penting. Kadang perasaan cinta yang terlalu besar dan tidak dikendalikan, akan menjadi liar dan lepas kendali. Dan ini bahaya. Selalu lah ingat, kalian masing-masing saling menyayangi. Dan sebelum kalian bertemu dan menjalin hubungan, masing-masing memiliki kehidupan pribadi. Hargai itu. Hargai ruangnya, hargai hobi, kerjaan, dan semua yang dia lakukan. Begitupun sebaliknya. Karena kalian berjalan bersama untuk membangun hubungan yang lebih baik, untuk mempermudah hidup kalian. Bukan saling menunggangi dan mengontrolnya dan memperburuk keadaan.

Hubungan pacaran adalah masa yang indah. Menjadi bucin itu tidak masalah. Bahkan mungkin itu bisa menjadi keseruan sendiri bagi kalian pasangan. Dan kadang itu lah yang membuat kalian semakin semangat dan menjadi mood booster kalian. Tapi jangan sampai mengendalikan.

Tips Menjaga Hubungan LDR Tetap Kuat Dan Langgeng

Long distance relationship memang menjadi salah satu kendala yang paling umum dialami oleh para pasangan muda. Dan banyak hubungan LDR berakhir kandas. Tapi banyak juga hubungan LDR yang bisa berakhir di pelaminan. Semua balik lagi pada pasangan masing-masing. Seberapa kuat komitmen mereka. Jangan mudah termakan omongan orang yang mengatakan hubungan LDR tidak akan pernah berakhir bahagia. Karena kualitas hubungan yang paling tahu adalah kalian pasangan. Bukan orang lain. Berikut ini beberapa tips yang bisa kalian terapkan dalam menjaga hubungan LDR kalian.

3 Tips That You Will Need To Maintain A Long-distance Relationship | by  Conor Hanlon | Sociomix

Bangun Rasa Percaya Lebih

Pentingnya membangun rasa percaya antar pasangan. Apalagi jika pada perjalanan hubungan kalian, sama-sama tahu akan mengalami LDR. Rasa percaya harus dinaikkan lagi. Kalau bisa 2x lipat. Memang kita tidak tahu apakah pasangan akan melakukan apa saja di jauh sana. Tapi dengan kita berikan rasa percaya, terlepas dari itu semua, disini akan terlihat seberapa besar rasa sayang dan yakin kalian terhadap pasangan. Kalaupun pasangan berbuat aneh-aneh di luar, ingat karma pasti berjalan. Dan Tuhan akan menjauhkan kita dari yang tidak baik. Akan ada jalannya.

Bangun Komunikasi Yang Baik

Saat LDR penting sekali untuk membangun komunikasi dengan pasangan. Kadang orang suka saling menyalahkan antara komuniksai dan rasa percaya. Saat komunikasi tidak berjalan dengan baik, kepercayaan perlahan akan mulai diragukan. Tapi ini tetap balik ke pribadi itu masing-masing. Seberapa dewasanya kalian. Makanya sebelum kalian LDR ataupun memang sudah LDR dari awal, coba bicarakan masalah komunikasi dari awal. Omongkan kegiatan kalian apa saja. Dan dari masing-masing inginnya bagaimana aturan soal komunikasi. Dan masing-masing harus mengerti dengan kesibukan pasangannya. Dan jika ada yang enggak enak hati, atau lagi ada masalah mau di luar hubungan atau dalam hubungan, atau ada yang mengganjal di pikiran, langsung omongkan. Jangan berasumsi sendiri dan akhirnya malah tuduh-tuduhan dan bertengkar. Khawatir boleh, tapi jangan berlebihan.

jangan pernah berasumsi sendiri

Saat LDR, salah satu sifat yang paling sering muncul adalah asumsi. Asumsi ini kadang menjadi sumber api dari berjalannya komunikasi tidak baik dan hilangnya rasa percaya. Jika kita mendapatkan informasi yang rancu mengenai pasangan kita di jauh sana, atau merasa ada yang mengganjal, segera tanyakan. Bicarakan. Jangan berasumsi dan malah berkeras dengan pemikiran yang tidak ada dasarnya dan bukti. Kurangi ego. Karena kedewasaan seseorang akan sangat di asah di masa LDR itu.